PERKUAT BUDAYA LITERASI, SDN MANGUNHARJO 4 GELAR BEDAH BUKU ANTOLOGI PUISI

0

NGAWI – SDN Mangunharjo 4 Ngawi menggelar kegiatan Bedah Buku Antologi Puisi Di Bawah Langit-Langit Kelas pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi terhadap karya sastra murid dan guru sekaligus upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.


Kegiatan yang berlangsung di SDN Mangunharjo 4 Ngawi tersebut dihadiri oleh Pengawas Sekolah Dasar, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Ngawi, kepala sekolah, guru, serta undangan. Kegiatan dibuka oleh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Ngawi.




Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan bedah buku seperti ini merupakan pengalaman pertama selama menjalankan tugas di wilayah kerjanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerbitan dan apresiasi karya sastra di lingkungan sekolah merupakan langkah yang patut mendapat perhatian dan pengembangan lebih lanjut.


Sebelum memasuki sesi utama, Endrik Rukminto, S.Pd., selaku perwakilan Tim Literasi Maseka Mandiri, menyampaikan pengantar dan pengenalan buku antologi puisi Di Bawah Langit-Langit Kelas. Pengantar tersebut memberikan gambaran mengenai buku yang menghimpun karya puisi murid dan guru SDN Mangunharjo 4 Ngawi.


Sesi bedah buku menghadirkan Apri Kartikasari H.S., M.Pd., dari Universitas PGRI Madiun sebagai pembedah buku. Pembahasan berfokus pada proses kreatif penulisan puisi, apresiasi terhadap karya murid dan guru, serta pentingnya penguatan budaya literasi melalui kegiatan menulis dan penerbitan karya sastra di sekolah.


Dalam pembahasannya, pembedah buku menekankan bahwa karya sastra, khususnya puisi, harus memiliki jiwa atau mampu menyampaikan perasaan, gagasan, dan makna kepada pembacanya. Puisi tidak sekadar menjadi rangkaian kata, tetapi juga merupakan ungkapan pengalaman, imajinasi, dan kepekaan penulis. Pembedah buku juga menegaskan bahwa nilai sebuah karya sastra tidak dapat diukur semata-mata dengan uang.


Melalui kegiatan ini, antologi puisi Di Bawah Langit-Langit Kelas tidak hanya dipandang sebagai kumpulan tulisan, tetapi juga sebagai wujud proses pembelajaran, kreativitas, dan keberanian murid serta guru dalam menuangkan gagasan melalui bahasa sastra. Kegiatan bedah buku menjadi kesempatan untuk melihat karya-karya tersebut secara lebih mendalam, memberikan apresiasi, serta memperoleh masukan bagi pengembangan literasi di sekolah.


Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SDN Mangunharjo 4 Ngawi untuk terus mengembangkan program literasi yang lebih berkelanjutan. Apresiasi terhadap karya murid dan guru perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih inovatif, termasuk kemungkinan menghadirkan gebrakan literasi berikutnya pada tahun mendatang.


Melalui penerbitan antologi puisi dan kegiatan bedah buku, SDN Mangunharjo 4 Ngawi berupaya membangun lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi kreativitas, ekspresi, dan pengembangan kemampuan berbahasa. Harapannya, budaya menulis tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi tumbuh menjadi bagian dari kehidupan belajar di sekolah.


Link Buku Antologi Puisi "Di Bawah Langit-Langit Kelas" : s.id/PuisiMaseka



Penulis: Endrik Rukminto

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)