Jejak Awal Mengukir Prestasi di ASIKOM 2026

0

 


Pada tanggal 4 dan 5 Februari 2026, halaman MTsN 5 Ngawi terasa lebih ramai dari biasanya. Langit pagi masih berembun tipis ketika langkah-langkah kecil penuh semangat berdatangan, membawa tas, seragam rapi, dan hati yang berdebar. Di antara keramaian itu, Murid SDN Mangunharjo 4 Ngawi hadir dengan senyum lebar dan tekad yang menyala, siap mengikuti ASIKOM (Ajang Silaturrahmi dan Kompetisi).


ASIKOM bukan sekadar lomba. Ia seperti jembatan pertemanan, tempat tawa bertemu usaha, tempat keberanian diuji, dan bakat menemukan panggungnya.


Di cabang Singer Pi, suara-suara merdu melayang ke udara pagi, lembut namun percaya diri. Setiap nada dinyanyikan dengan hati, seolah ingin bercerita tentang mimpi dan harapan.

Di Puisi Pi, kata-kata berubah menjadi sayap. Anak-anak membacakan bait demi bait dengan penghayatan, membuat pendengar terdiam, tersentuh, bahkan tersenyum bangga.



Sementara itu, lapangan Volley Pa dan Pi dipenuhi sorak-sorai. Bola melambung, sepatu berlari, tangan menepuk keras. Kerja sama tim terasa seperti irama, saling menguatkan, saling menjaga. Jatuh bangun menjadi bagian dari perjuangan, bukan alasan untuk menyerah.

Setiap murid membawa cerita. Ada yang gugup, ada yang percaya diri, ada pula yang tertawa setelah kalah tipis. Namun semuanya pulang dengan satu hal yang sama: pengalaman berharga dan kenangan yang tak tergantikan.




Keikutsertaan SDN Mangunharjo 4 dalam ASIKOM 2026 menjadi bukti bahwa belajar tidak hanya di kelas, tetapi juga di panggung, di lapangan, dan di tengah persahabatan. Di sanalah karakter ditempa, keberanian tumbuh, dan kebersamaan mengakar.


Dua hari itu mungkin singkat, tetapi rasanya seperti sekotak kenangan yang akan disimpan lama. Karena bagi mereka, ASIKOM bukan hanya kompetisi, melainkan perjalanan kecil menuju mimpi yang lebih besar. 


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)